Dugaan Pelanggaran Ujian TKA SMP, Dikbud Lotim Panggil Pihak Sekolah
![]() |
| Kepala Dinas Dikbud Lotim M. Nurul Wathoni, M.Pd |
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Timur, M. Nurul Wathoni menyampaikan pihaknya akan segera memanggil pihak sekolah terkait untuk dilakukan klarifikasi secara resmi. Pemanggilan tersebut dijadwalkan berlangsung Rabu (15/04/3026) pagi di kantor Ddikbud guna memastikan fakta dan kronologi kejadian secara objektif.
“Besok pagi kami panggil pihak SMP IT swasta di Sembalun untuk klarifikasi di Dinas Pendidikan. Jika terbukti terjadi pelanggaran, tentu akan kami berikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya, Selasa (14/04/2026).
Selain SMP, data dugaan pelanggaran TKA juga dilakukan oleh salah satu madrsadah swasta. Oleh karena itu ia berharap Kementerian Agama Lombok Timur dapat melakukan langkah yang sama agar tidak mencoreng nama baik Kabupaten Lombok Timur.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah secara terbuka menyampaikan daftar satuan pendidikan yang dikenai sanksi secara nasional, termasuk yang berada di wilayah Lombok Timur. Langkah transparansi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh sekolah dan madrasah agar lebih serius dan bertanggung jawab dalam melaksanakan asesmen.
Menurutnya, pelaksanaan TKA bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan instrumen penting dalam mengukur capaian serta memetakan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan. Oleh karena itu, setiap proses pelaksanaannya harus menjunjung tinggi prinsip kejujuran, objektivitas, dan akuntabilitas.
“Hasil TKA sangat penting sebagai dasar pengukuran dan pemetaan mutu pendidikan. Dari sana akan menjadi acuan dalam perbaikan serta penataan program penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan, termasuk bagi Dinas Pendidikan dalam merumuskan kebijakan ke depan,” jelasnya.
Wathoni menegaskan, seluruh satuan pendidikan harus memiliki kesungguhan dalam melaksanakan TKA sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ke depan, pengawasan akan diperketat dan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kementerian Agama, akan terus diperkuat guna memastikan setiap tahapan pelaksanaan asesmen berjalan dengan baik dan berintegritas.
.png)
















