![]() |
Penemuan Buaya di keramba milik nelayan |
Menurut saksi, Rahmat dan kawan kawan, buaya tersebut hendak berjemur, namun karena kehadirannya di lokasi membuat buaya tersebut masuk ke dalam trol tambak udang
Dari kejadian tersebut, kelompok persatuan nelayan bersama saksi lain membawa trol tersebut ke pinggir pantai di Ekas.
Iptu Yudha Aditya Warman, saat di konfirmasi membernarkan penemuan buaya tersebut. Dikatakannya, setelah pihaknya dapat informasi dari warga, petugas piket Polsek Jerowaru langsung terjun ke lokasi.
"Setelah adanya laporan dari warga dan saksi kami langsung menghubungi Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Prov. NTB agar dapat diamankan, karena khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," yutur Yudha.
Selanjutnya sekitar pukul 17.30 wita buaya tersebut dinaikan di mobil patroli Polsek Jerowaru untuk dibawa ke Mako Polsek Jerowaru sampai dengan dari Pihak Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) NTB datang untuk datang menjemput.
"Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kami anggota bersama saksi, masyarakat mengikat seekor buaya tersebut, dan menaikkannya ke mobil patroli untuk diamankan di Polsek Jerowaru dan menunggu tim dari provinsi menjemput," ujarnya.
"Dari ditemukan buaya sampai dilakukan evakuasi tidak ada korban yang ditemukan, syukurnya buaya tersebut dapat kita amankan," sambungnya.
Yudha Kapolsek Jerowaru juga menyebut, menurut informasi yang didapatkan dari nelayan setempat masih ada buaya lainnya yang hampir setiap tahun sering muncul di Laut Gonsor Desa Ekas Buana.
"Kami turut menghimbau untuk seluruh masyarakat yang hendak berkunjung atau belayan yang mencari ikan, agar selalu berhati hati, agar tidak terjadi Hal-Hal yang tidak diinginkan," tutupnya.