Salah satu fokus utama Wabup adalah stabilitas harga pangan, terutama menjelang Idul Fitri. Pemda Lombok Timur telah menyalurkan bantuan sembako senilai Rp 40 milyar untuk masyarakat yang terdampak inflasi. Bantuan ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga pangan di tengah bulan Ramadan, meskipun beberapa komoditas, seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih, masih mengalami gejolak harga.
Selain itu, Wabup Edwin juga menginformasikan sejumlah program penting, seperti program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat, serta percepatan penetapan Surat Keputusan (SK) bagi CPNS dan PPPK tahun 2024. Bagi para CPNS yang telah lulus, SK diharapkan sudah diterima paling lambat bulan Juni, sementara PPPK akan diterima selambat-lambatnya pada bulan Oktober 2024.
Dalam dialog dengan masyarakat setempat, Wabup juga menanggapi pertanyaan terkait pendampingan penyuluh pertanian dan masalah distribusi pupuk. Wabup menegaskan bahwa Pemda Lombok Timur berkomitmen untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, memastikan dukungan bagi para petani dan meningkatkan kesejahteraan sektor pertanian di daerah tersebut.
Safari Ramadan ditutup dengan santunan untuk yatim piatu yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati bersama jamaah masjid, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam merayakan bulan suci.