![]() |
Wakil Bupati Lombok Timur, Edwin Hadiwijaya |
Okenews.net- Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu sumber utama dana pembangunan di Lombok Timur. Dalam rangka stabilisasi harga sembako, Pemda setempat telah memberikan bantuan kepada 237 ribu kepala keluarga sejak Senin, 17 Maret. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, saat melaksanakan safari Ramadan di Masjid Jami` Darussalam Banjar Kemuning, Kecamatan Selong, Rabu 19/03/2025
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Edwin menyampaikan kepada jamaah masjid, tokoh agama, dan masyarakat setempat pentingnya kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah, terutama melalui pembayaran pajak. Mulai dari pajak kendaraan bermotor hingga pajak bumi dan bangunan (PBB-P2) di desa dan kota, serta retribusi seperti parkir dan pasar. PAD Lombok Timur untuk tahun 2025 ditargetkan mencapai Rp 550-600 miliar, meskipun meski ada peningkatan, jumlah tersebut masih belum menyentuh 20% dari total APBD.
Lebih lanjut, Wabup Edwin mengingatkan masyarakat tentang urgensi ketahanan pangan di tengah perubahan iklim dan ancaman global. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk kembali menerapkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan seperti pangan lestari.
Dalam kesempatan itu, Wabup Edwin juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Banjar Kemuning yang telah berhasil membangun masjid yang sebelumnya merupakan mushalla. Ia berharap masyarakat dapat konsisten melanjutkan pembangunan masjid tersebut, dan ke depan Pemda akan mendukung kelanjutannya.
Selain Wabup, dalam rombongan safari Ramadan tersebut hadir juga sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Kepala Bapenda, Kepala Dinas LHK, dan Kepala Dinas Perdagangan.