Okenews.net – Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur, Edwin Hadiwijaya bersama pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka dan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Lombok Timur lakukan halal bihalal, Kamis, 03 April 2025.
Pertemuan ini dalam rangka momentum Idul Fitri 1445 H ini diisi dengan silaturahmi, refleksi, serta bincang-bincang peran Gerakan Pramuka di Lombok Timur guna bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Edwin menegaskan bahwa semangat Idul Fitri harus menjadi landasan untuk memperkuat peran Pramuka sebagai organisasi pendidikan yang berkomitmen memajukan masyarakat.
Acara yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Lombok Timur tersebut dihadiri puluhan pengurus dari berbagai tingkatan, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Wabup Edwin mengapresiasi atas kontribusi Gerakan Pramuka selama ini dalam membina generasi muda. Ia menilai, nilai-nilai Idul Fitri seperti kebersamaan, saling memaafkan, dan keikhlasan perlu dijadikan energi untuk mempererat kolaborasi antar pengurus.
“Momen ini bukan sekadar tradisi silaturahmi, tetapi juga refleksi untuk menguatkan tekad kita dalam membawa Pramuka Lombok Timur lebih berkontribusi bagi kemajuan daerah,” harapnya.
Lebih lanjut, Edwin menekankan pentingnya adaptasi Gerakan Pramuka terhadap dinamika zaman. Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini, seperti pengaruh teknologi digital dan perubahan sosial, menuntut pendekatan pendidikan karakter yang lebih kreatif.
Gerakan Pramuka diharapkan menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi berakhlak mulia dan peduli lingkungan. Para pengurus diharapkan merancang program yang relevan dengan kebutuhan hari ini.
Menurutnya, kemajuan teknologi sekarang ini, para pengurus harus mampu membekali genetasi dengan berbagai skil yang relevan, seperti pelatihan kewirausahaan, literasi digital, atau kampanye lingkungan, agar anggota Pramuka bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Wabup juga mengajak seluruh pengurus untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program strategis. Ia mencontohkan, keterlibatan Pramuka dalam kegiatan sosial, seperti bakti masyarakat, penanggulangan bencana, atau pendampingan pendidikan di daerah terpencil, bisa diperluas cakupannya.
“Pramuka memiliki jaringan yang kuat hingga ke desa-desa. Ini aset berharga yang harus kita optimalkan untuk mendukung pembangunan Lombok Timur dari tingkat akar rumput,” tambah Edwin.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap Gerakan Pramuka dapat terus tumbuh sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat luas.
"Semangat Idul Fitri, yang mengajarkan nilai persatuan dan kepedulian, diharapkan menjadi pemantik untuk mempercepat terwujudnya Lombok Timur SMART," tutup mantan anggota DPRD Provinsi itu.